Note

Bukan Orang Baik



Dianggap sebagai orang terganteng sedunia…tentu saja merasa bangga dan senang sekali mendengarnya, walau yang mengatakan itu cuma mami, cici dan boy. Dianggap daddy terbaik sedunia…juga merupakan predikat yang di berikan oleh cici dan boy kepada saya.
Mendapat pujian sebagai salah satu yang terbaik saja kita sudah boleh bangga yah…apalagi kalau yang terbaik. Nah bagaimana kalau hanya baik saja, apa sudah cukup?? Hhhmmm…ini sih tergantung dari setiap individu yang menyikapinya.
Pujian atau predikat yang kita terima adalah pemberian dari orang lain yang mengamati diri kita. Walau predikat itu kadang bisa langsung berubah di saat yang memuji kita sedang amrah terhadap kita. Wajarlah…namanya juga kan boleh pengasih dari orang…jadi orang tersebut juga boleh merubahnya kan.
Saat cici, boy dan ammi bialng saya daddy terbaik…tentu saja bangga sekali mendengarnya. Namun apa cuma bangga?? Tentu saja tidak. Saat diangkat dan diberikan tanggung jawab sebagai manager di bagian tempat kerja saya….saya juga senang sekali, namun pastinya bukan hanya senang saja. Ketika di omongin soal kejelekan saya dalam memimpin bagian tempat saya kerja…apa saya kesal??  Tidak juga tuh.
Kenapa jawabannya mengambang begitu?? Karena saat saya mendapat pujian yang baik…saya tidak merasa sudah menjadi yang terbaik. Saat di berikan tanggung jawab sebagai atasan, saya menganggapnya sebagai sebuah tantangan untuk bisa membuat bagain saya menjadi lebih baik lagi. Saat staff menggosipin saya…tetnu saja saya tidak terlalu memikirkannya, karena rasanya tidak ada atasan yang tidak pernah di gossipin oleh staffnya.
Jangan pernah merasa diri sudah baik apalagi sudah menjadi yang terbaik, inilah yang saya pelajari dari mami. Kenapa?? Karena kalau ada pujian yang mengatakan kita baik, tentu saja pujian itu sudah melebihi ekspektasi kita dan kita akan terus berusaha dan belajar untuk bisa memperbaikinya atau paling tidak mempertahankannya. Dan kalau ada yang mengatakan kita tidak baik, paling tidak itu tidak akan begitu menyakitkan…karena kita sudah tahu kita tidak baik namun telah berusaha dan belajar untuk menjadi yang baik.
Nah tinggal tergantung standart baik atau tidaknya diri kita itulah yang harus kita atur sendiri, karena setiap orang punya pola pikir dan pola hati yang berbeda satu sama lainnya. Dan terlebih lagi diri kita sendirilah yang bisa menentukan dan mengambil keputusan yang terbaik buat diri kita sendiri.

No comments:

Post a Comment

 
BACKLINK  JURAGAN.

Blogger news

Blogroll

Get Gifs at CodemySpace.com

About


Get your own Digital Clock